Pengertian OSI Layer beserta Fungsinya

Pengertian, Macam Jenis dan Fungsi OSI Layer | BloggerDeso251 - Open System Interconnection atau biasa disebut dengan OSI Layer adalah suatu model referensi dalam bentuk kerangka konseptual yang mendefinisikan standar koneksi dalam sebuah komputer. Tujuan dibuatnya model OSI Layer sebenarnya adalah agar dijadikan rujukan para vendor dan pengembang sehingga software yang mereka buat dapat bersifat interporate atau bisa diartikan dapat bekerja sama dengan sistem atau software lain tanpa harus melakukan hal khusus.
Pengertian OSI Layer beserta Fungsinya

7 Layer pada Model OSI

Model OSI (Open System Interconnection) yang kita pelajari kali ini dibagi menjadi 7 layer. Dimana setiap layer memiliki peran yang saling berhubungan satu sama lain dengan layer layer diatas serta dibawahnya. Berikut dibawah ini adalah ke 7 layer OSI beserta dengan penjelasannya dan pengertian.
  1. Physical Layer
Physical Layer adalah layer pertama atau yang paling rendah dari model OSI. Physical layer bertanggung jawab untuk mentransmisikan bit data digital dari perangkat pengirim menuju ke physical layer pada perangkat penerima. Pada proses physical layer biasanya melalui media komunikasi jaringan.
Biasanya physical layer data ditransmisikan dengan menggunakan jenis sinyal yang mendukung media fisik, misalnya seperti tegangan listrik, kabel, frekuensi radio / infrared atau melalui cahaya biasa (kabel fiber optik).
  1. Data Link Layer
Pada layer Data Link ini bertugas untuk memeriksa kesalahan yang mungkin saja terjadi ketika proses transmisi data dan juga membungkus / mengcover bit ke bentuk data frame. Data link layer juga bertugas mengelola skema pengalamatan seperti address MAC pada sebuah jaringan.
Data Link Layer ini berada tepat diatas physical layer tapi memiliki skema yang cukup kompleks, karena layer ini kemudian dibagi bagi menjadi dua sublayer yakni Media Access Control (MAC) serta Layer Logical Link Control (LLC).
Sub layer pada MAC bertanggung jawab atas terkendalinya sebuah perangkat pada suatu jaringan dalam memperoleh akses ke media dan izin untuk melakukan transmisi data. Sedangkan pada sub layer LLC bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengcover protokol network layer dan melakukan pengontrolan pemeriksaan kesalahan, serta melakukan sinkronisasi pada frame.
  1. Network Layer
Network Layer bertugas untuk menetapkan jalur yang akan digunakan dalam melakukan transfer data antar perangkat pada suatu jaringan. Perangkat yang beroperasi pada layer ini adalah Router jaringan. Selain itu router juga menjadi fungsi utama pada layer network.
  1. Transport Layer
Layer Transport ini bertugas untuk mengirimkan pesan antara dua atau lebih host kedalam sebuah jaringan. Transport layer juga menangani pemecahan dan penggabungan pesan serta kontrol kehandalan jalur koneksi yang telah diberikan. Protokol TCP adalah contoh yang sering digunakan pada layer transport.
  1. Session Layer
Pada session layer ini bertanggung jawab untuk mengendalikan sesi koneksi dialog seperti halnya menetapkan, mengelola dan memutuskan koneksi antar komputer. Untuk bisa membentuk sebuah sesi komunikasi, layer session menggunakan sirkuit virtual yang dibuat pada layer transport.
  1. Presentasion Layer
Pada layer ini memiliki tugas untuk mendefinisikan sintaks yang digunakan host pada jaringan untuk berkomunikasi. Layer presentation juga menlakukan proses enkripsi ataupun deskripsi informasi atau data sehingga dapat digunakan pada application layer.
  1. Application Layer
Application Layer adalah lapisan paling atas dari model Open System Interconnection dan bertanggung jawab untuk menyediakan sebuah interface antara protokol jaringan dengan aplikasi yang terdapat pada komputer.

Sekian artikel tentang Pengertian OSI Layer dan Fungsinya. Jika bermanfaat bagikan ke sosial media kalian ya...

0 Response to "Pengertian OSI Layer beserta Fungsinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel