Fungsi VPN Server dan Cara Install pada Debian

Fungsi VPN Server dan Cara Install pada Debian, VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network yang memiliki pegertian yakni sebuah jaringan pribadi (bukan umum) yang menggunakan medium nonpribadi atau internet untuk menghubungkan antar remote-site atau dua perangkat secara aman. Untuk membuat traffic site tetap aman / private diperlukan sebuah penerapan teknologi security supaya jalur tidak mudah disadap.


Fungsi dan Fitur VPN

Virtual Private Network dapat memungkinkan komputer yang terhubung pada jaringan dapat saling terhubung dengan aman meskipun berada ditempat yang sangat jauh. Sebenarnya fungsi utama VPN ini adalah membuat jaringan lokal yang mana para penggunanya berada ditempat yang jauh dengan memanfaatkan jaringan luas seperti internet. Jenis VPN ini biasanya digunakan untuk website perusahaan yang memang tidak untuk dibuka publik.

VPN memiliki dukungan untuk mengakses antar remote klien, akses jaringan LAN ke jaringan LAN lainnya. Selain itu, VPN juga dapat membatasi akses terhadap internet supaya jalur tetap aman. Secara khusus, VPN dapat pula diartikan sebagai sebuah jaringan intra global aktif yang semua pengguna dapat terhubung pada jaringan yang bersifat tertutup dari publik.

Kelebihan dari VPN adalah kemudahan dalam menghubungkan jaringan lokal meski berjarak sangat jauh tanpa menggunakan media penghubung seperti kabel UTP. Dengan begitu, biaya jaringan pun dapat lebih hemat karena tidak perlu membeli perangkat penghubung dan hanya memanfaatkan koneksi internet saja.

Cara Installasi VPN Server Pada OS Debian

Debian sangat bagus untuk dijadikan VPN Server, sebab keamanan jaringan pada Debian sangat kuat dan jarang yang bisa menjebol keamanan system Debian. Berikut adalah cara untuk installasinya. Kali ini saya akan menginstall dengan menggunakan pptd saja, tapi Anda juga bisa mencoba openvpn.

Cara installnya cukup masukkan perintah : # apt-get install pptd (masukkan perintah tersebut setelah masuk ke akses root).
Berikut adalah cara konfigurasi VPN Server setelah dilakukan penginstallan aplikasi VPN pptd atau open vpn.

Konfigurasi VPN Server

Sebelum masuk ke langkah – langkahnya, perlu diketahui bahwa vpn server membutuhkan minimal dua interface ethernet. Ethernet pertama mengarah ke jaringan lokal (LAN) dan ethernet lain mengarah ke jaringan internet. Untuk ethernet yang mengakses jaringan internet vpn servernya harus menggunakan IP Public supaya bisa diakses dari manapun.

1. Konfigurasi VPN Server terletak pada file pptd.conf.

Sehingga perintahnya adalah

# nano /etc/pptd.conf
#...
localip 192.168.15.1 (ip untuk vpn sever)
remoteip 192.168.15.100-250, 192.168.15.295 (range ip untuk vpn client)
atau bisa dengan menggunakan alamat ip yang berbeda.
# localip 192.168.2.0 (ip untuk vpn server)
# remoteip 192.168.2.2-235, 192.168.2.258
#...

2. Membuat User VPN

Membuat user dan password untuk VPN client ini juga sangat penting. Hal ini dilakukan supaya user dapat terhubung dengan VPN. Tanpa user dan password maka seseorang tidak dapat terhubung dengan jaringan VPN.
# nano /etc/ppp/chap-secrets
# secrets for authentication using CHAP
# client server secret IP address

danis  pptd danis251* (danis adalah username saya, sedangkan danis251 adalah password)
tari pptd tari123* (tari adalah usernamenya, tari123 adalah passwordnya)
Jika sudah membuatkan username dan password client sekarang tinggal restart aplikasi pptd dengan mengetikkan perintah berikut ini : # /etc/init.d/pptd restart.

3. Pengujian jaringan VPN


Untuk melakukan pengujian VPN, cobalah untuk membuat koneksi baru pada Network Connection, kemudian pilih connect to my workplace dan pilih Virtual Private Network. Selesai. 

0 Response to "Fungsi VPN Server dan Cara Install pada Debian"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel