Mengenal Harddisk dan cara menghitung kapasitas aslinya

Mengenal Harddisk, Jenis Jenis dan Cara Menghitung Kapasitas yang sebenarnya | BloggerDeso251 - Harddisk adalah salah satu komponen komputer yang sangat penting dan digunakan untuk menyimpan seluruh data. Tanpa adanya harddisk, maka sebuah komputer tidak akan bisa menampilkan apapun, mungkin hanya bisa masuk ke BIOS karena memang BIOS ini tersimpan pada baterai CMOS.

Saat ini perkembangan harddisk komputer telah bertambah canggih, hal ini dapat kita lihat pada harddisk pada jenis SSD. Selain itu, kapasitas harddisk bermacam macam mulai dari 80GB, 250GB, 320GB, 500GB, 1TB bahkan untuk komputer personal kapasitas harddisk bisa sampai 2TB.
Penjelasan HDD dan Cara Menghitung Size Asli
Jenis – Jenis Harddisk
  1. Harddisk ATA / EIDE
    Harddisk ATA (Advanced Technology Attachment) atau bisa kita sebut dengan EIDE (Enhanced Integrated Drive Electronic) adalah harddisk yang menggunakan teknologi antar disk yang sesuai antara koneksi ke bus dan bisa terhubung langsung dengan bus PCI.

    Masih banyak produsen yang memproduksi harddisk jenis ini dan banyak dipasang pada komputer komputer personal atau pada laptop. Kelebihan dari harddisk ini adalah harganya yang lebih murah dibanding dengan harddisk jenis lain. Tetapi, kekurangannya adalah mudah terjadi bad sector jika terlalu banyak mendapat goyangan.
  2. Harddisk SCSI
    Harddisk SCSI (Small Computer System Interface) merupakan harddisk yang terhubung ke bus SCSI standart dan memiliki performa yang lebih bagus jika dibandingkan dengan harddisk ATA. Untuk penggunaan secara bersamaan ke beberapa drive tidak perlu menggunakan kontroller, tetapi harganya lebih mahal dari harddisk ATA/EIDE.
  3. Harddisk RAID
    Harddisk RAID (Redunant Array of Independent Disks) adalah harddisk yang mempunyai kehandalan yang lebih baik dari kedua jenis harddisk diatas. Kemampuannya dalam mentoleransi kesalahan dan penumpukan data merupakan keunggulan dari harddisk ini. Selain itu harddisk jenis RAID memiliki kemampuan penyimpanan yang sangat besar, sehingga banyak di minati oleh para konsumen.

    Jenis harddisk RAID banyak digunakan untuk komputer dengan performa mengenah keatas, seperti pada komputer yang ada saat ini.
  4. Harddisk SATA ( Serial Advanced Technology Attachment )
    Jenis Harddisk SATA terkenal dengan kecepatan transmisi datanya yang sangat tinggi dan memiliki kemampuan untuk mengurangi delay. Di dalam proses transfer data, harddisk SATA melakukannya secara urut dan tidak secara acak. Harddisk ini tidak menggunakan sistem master karena dalam penggunaannya hanya bisa menggunakan satu kabel untuk 1 harddisk.

  5. Harddisk SSD ( Solid State Disk )
    Jenis harddisk yang terbaru adalah harddisk SSD yang didalamnya tidak menggunakan mekanik. Jika kita melihat jenis harddisk sebelum SSD, kita akan menemukan sejenis komponen yang bergerak dan biasanya disebut piringan magnetik. Harddisk SATA berbeda dengan SSD dimana sistem nya menggunakan konsep sama seperti pada RAM.

    Harddisk jenis SSD ini memiliki kecepatan yang bisa dibilang paling cepat jika dibandingkan dengan harddisk SATA. Kelebihan nya adalah harddisk ini tidak mudah rusak karena tidak menggunakan komponen bergerak yang rawan bad sector.
Cara Menghitung Kapasitas Harddisk yang sebenarnya
Pabrik yang membuat harddisk menghitung ukuran 1MB= 1000 KB. Tapi pada sistem windows membaca 1MB = 1024 KB. Disini terjadi perbedaan perhitungan kapasitas harddisk. Sehingga jika sebuah harddisk tertulis ukuran 80GB, maka pada pembacaan pada sistem windows adalah sebagai berikut :
80 GB = 80.000 MB = 80.000.000 KB
Pada sistem windows akan membaca dengan perhitungan 1024 Bytes per KB. Maka kapasitas harddisk yang sebenarnya adalah sebagai berikut :
80.000.000 KB : 1024 = 78,125 GB.

Sekian artikel tentang Penjelasan Harddisk dan Cara menghitung kapasitas aslinya. Jika bermanfaat silahkan bagikan ke sosial media ataupun teman teman kalian...

0 Response to "Mengenal Harddisk dan cara menghitung kapasitas aslinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel